Oke lanjut, jadi ketika masih 'musim' PPDB. Aku selalu cari-cari info tentang sekolah yang akan aku masuki, terutama ekskul paskibnya. Yang selalu jadi pertanyaan ialah "ada ekskul paskibnya ga, trus ada badmintonnya ga?" Itu jadi info yang paling dicari ketika mempertimbangkan sekolah dulu.
Setelah musim ppdb usai, pengumuman pun mulai dibuka. And finally, aku masuk SMAN10 Surabaya. Sungguh ga terduga, sekolah yang pernah aku minati setelah SMAN6 . Langsung terbayang dipikiranku. Sekolahnya, kelas-kelasnya, lapangannya, dan yang paling terbayang ya paskibnya.
MOS hari ke-3, ini jadwalnya semua ekskul unjuk kekuatan. Dan penampilan yang paling dinanti, ya apalagi kalo bukan PASDASA. Dan setelah Pasdasa tampil, rasanya semakin kuat keinginan buat ikut paskib.
Upacara 17 Agustus 2012....
Alhamdulillah, aku udah masuk ekskul paskib waktu itu. Ya bersyukur juga ternyata ibu masih merestui, meski sebenarnya ibu lebih mendukung aku di APM. Dan hal yang disyukuri lainnya adalah, aku masuk dalam sususan petugas 17 Agustus.
Ya, pasukan pengibar bendera. Itu bagianku, pasukan 17 lebih tepatnya. ya syukur lagi meski ga bisa masuk pasukan 8 yang tinggi-tinggi dan gagah-gagah. Maklum, postur waktu itu ga mendukung, Haha :D
Yang paling berkesan dari itu semua adalah latihannya. ya, latihannya. Bulan puasa waktu itu dari tanggal 20 juli-18 agustus. Itu berarti latihannya waktu puasa semua, gila-_- Panas-panasan gerak sana-sini tanpa minum menahan haus. Ga kebayang rasanya. Awalnya dulu agak males buat latihannya. Rasanya kepingin banget berhenti dari paskib. Habis sahur, subuh, cuma bisa tidur 1 jam doang. Setelah itu harus bangun buat latihan-_-
Selama latihan, hal yang aku syukuri lainnya adalah teman-temannya. Terutama cowok-cowoknya yang lumayan banyak waktu itu, 11 anak. Mereka adalah aku sendiri, Malik Dinar, Muktar, Reynald, Ryan, Maros, Ricky, Yoshua, Riza, Radifan, dan David. Untungnya mereka semua asik-asik buat becanda, ga bakal lupa sama kekonyolan mereka masing-masing :D :)
16 Agustus 2012 : saatnya gladi bersih dan pengukuhan. Tapi ada yang ga biasa dari hal itu. Waktu itu, gue udah janjian nyusul yoshua di rumahnya di daerah wiyung (jauh amat-_-). Hal ga terduga adalah motor lagi dibawa kakak, motor baru balik ketika jam 15.30. Oh shit men, gue telat 30menit. Ga tau ini bakal dihukum kayak gimana. Itu baru berangkatnya, belum perjalanan ke rumah yoshua + ke sekolah. Apalagi jam-jam macet di jalan. Dan alhasil, sampe disekolah baru jam 16.30 . Telat 1,5 jam! Semua pasmud (pasdasa muda), senda (senior dua), sampe sensa (senior satu) berbaris sesuai perintah PP (Purna Pasdasa). Gara-gara gladi bersih ga sempurna. Dan datang telatnya aku dan yoshua mempertegang suasana.
Akhirnya para PP memberi kesempatan pada pasmud untuk gladi bersih sekali lagi, sebagai pembuktian kalo emang kita pantas buat upacara 17 agustus besok. Dan Alhamdulillah, gladi bersih berjalan sempurna :)
Malam pengukuhan, semua pasmud berbaris untuk apel 'ritual' pengukuhan. Mulai dari 'ritual' serah terima bendera merah putih sampe pembasuhan muka dengan air kembang. Dan diakhiri dengan makan malam bersama. Benar-benar malam yang khidmat.
Akhirnya, 17 agustus telah tiba. It's time for show off our power! Semangat banget hari itu. Habis sahur, aku langsung mandi. Dan pake 'seragam kebesaran'. Mulai celana+baju putih, sepatu PDH, dan sabuk. Masih jam 5.15, matahari belum terbit aku udah cuss langsung kesana. Begitu sampe disekolah, aku langsung dipasangi atribut-atribut seperti peci dan scraf.
Semua udah siap, pasukan pengibar langsung menuju DP (Daerah Permulaan) awal. Sewaktu di DP awal. Pak Winarto, salah satu pembimbing kami, mengajak kami berdoa. "Semoga apa yang kalian perjuangkan selama 3 minggu tidak sia-sia dalam hitungan menit" Amin....
Ya, upacara dimulai. Protokoler udah membacakan 'persiapan pengibaran bendera sang merah putih'. Itulah saatnya kita tampil. Yoshua sebagai danton langsung memberi aba-aba. Satu per satu step dilakukan, dan akhirnya....
"Kepada, sang merah putih, hormat grak!"
Bendera langsung dikibarkan, ditarik ke atas perlahan-lahan. Dan Sang Merah Putih pun berkibar :D :)
Upacara selesai, lalu kami dipanggil untuk sesi foto bersama perangkat kecamatan disana. Dan inilah fotonya...
Terima kasih buat para senda dan senior-senior lainnya yang udah melatih kami waktu itu. Terima kasih buat Pak Winarto, Pak Suparlan, dan Pak Ali Maskur yang juga memberi arahan-arahan selama latihan. Dan yang terakhir terima kasih buat seluruh kawan-kawan angkatan18.
I love you guys....
With Mr.Suparlan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar